Rantingpdiperjuangankedaung’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Konsistensi PDIP di Bali

Posted by rantingpdiperjuangankedaung pada Juli 10, 2008

PEMILIHAN Gubernur Bali yang berakhir kemarin mencatat hasil menarik. Menarik karena untuk pertama kali dalam pilkada gubernur setahun terakhir seorang calon meraih suara lebih dari 50%. Sebelumnya, memang ada Fadel Muhammad yang menang lebih dari 70% di Pilkada Gorontalo.

Menurut perhitungan cepat yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia (LSI), calon Partai Demokrasi Demokrasi Perjuangan (PDIP) Made Mangku Pastika meraih 54% suara, jauh meninggalkan lawan-lawannya. Kemenangan Pastika agak berbeda dari kemenangan Fadel di Gorontalo dari sisi bobot kompetisi.

Fadel menang telak karena nyaris tanpa kompetitor. Lawannya bahkan harus ‘dibayar” untuk bertarung agar memenuhi syarat yang ditetapkan Undang-Undang tentang Pemilihan Kepala Daerah. Kemenangan Pastika yang telak di Bali diraih dalam kompetisi yang seru. Lawannya adalah tokoh-tokoh yang memiliki basis pengaruh yang tidak kecil.

Hasil Pilkada Bali menegaskan kembali bahwa kualitas tokoh adalah penting. Pastika selama berkarir di kepolisian dikenal sebagai orang bersih. Kredibilitas dan kapasitasnya mendunia ketika memimpin pengungkapan bom Bali.

Terlepas dari kapasitas individu, pemilihan Gubernur Bali menarik dari aspek ini. Yaitu hasil pemilihan gubernur sama dengan hasil pemilihan presiden tahun 2004. Di daerah lain hasil pemilihan gubernur bertolak belakang dengan hasil pemilihan presiden tahun 2004. Itu dialami Golkar di sejumlah daerah pemilihan.

Selain Bali, hasil paralel pemilihan gubernur dan pemilihan presiden yang dicatat PDIP adalah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam Pilkada yang baru lalu calon PDIP menang atas calon Golkar. Khusus untuk NTT, hasil pilkada (gubernur) tidak paralel dengan hasil pemilu legislatif yang dimenangkan Golkar. Hal ini berbeda dengan Bali di mana PDIP memperlihatkan konsistensi paralel antara pilkada (gubernur), pemilu legislatif, dan pemilhan presiden.

Apa yang bisa dijelaskan dari kemenangan PDIP di Bali? Tanpa meremehkan ketokohan seorang Made Mangku Pastika, Bali dan PDIP telah memperlihatkan integrasi antara partai dan pendukungnya. Integrasi inilah yang menjadi faktor tersulit dalam eksistensi partai-partai di Indonesia.

Ketika sebuah partai terintegrasi dengan rakyatnya, identitas tokoh dan kejernihan visi dan misi tidak lagi diperlukan. Telah tercipta fanatisme partai di kalangan pendukungnya. Fanatisme ini dalam beberapa hal terlihat ada di Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan PDIP di Bali.

Tidak seperti partai lain, pemilih PDIP di Bali tidak lagi menjadi pemilih yang liar. Rasionalitas mereka adalah rasionalitas fanatisme.

Adalah tidak mudah mencapai status integrasi antara partai dan pengikutnya.

Bagi orang Bali, PDIP dengan tokoh Megawati Soekarnoputri adalah buah temali tradisional-kultural. Soekarno yang menjadi pemimpin besar Indonesia dianggap dan dipuja sebagai anak kandung Bali. Megawati beruntung dari persepsi ini.

Di tempat lain, penderitaan Megawati selama masa pemerintahan Pak Harto tidak terlalu menjadi simpati yang bertahan lama. Terbukti PDIP hanya menang pemilu 1999 – setelah Mega dizalimi Orde Baru – tetapi kalah lagi dalam pemilu 2004 setelah Mega memerintah dan kader-kader PDIP berkiprah di berbagai daerah secara tidak siap.

Di Bali PDIP memiliki basis simpati kultural-tradisional. Inilah yang menciptakan integrasi yang awet antara PDIP dengan masyarakat Bali. Integrasi itu menemukan harmoni pada sosok Made Mangku Pastika. Seorang polisi yang berprestasi, rendah hati, dan bersih.

Analisis sosiologis seperti ini akan mendapat ujian baru dan berat bagi PDIP di Bali bila partai berlambang banteng gemuk bermoncong putih ini kelak tidak lagi memancarkan warisan Soekarno. Dengan kata lain, integrasi Bali dan PDIP akan mendapat ujian sesungguhnya pada era PDIP setelah Megawati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: